Ruang Udara Timur Tengah Terganggu, Ini Daftar Maskapai yang Masih Terbang ke Arab Saudi

Sejumlah bandara utama di Arab Saudi masih tetap beroperasi meskipun lalu lintas penerbangan di kawasan Timur Tengah mengalami gangguan akibat meningkatnya ketegangan regional yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Penutupan sementara ruang udara di beberapa negara seperti Iran dan Irak, serta sebagian wilayah Teluk membuat sejumlah maskapai harus menunda, membatalkan, atau mengalihkan rute penerbangan mereka.
Di tengah situasi tersebut, Arab Saudi bersama beberapa negara Teluk lain seperti Uni Emirat Arab, Oman, dan Qatar tetap menjaga operasional bandara-bandara utamanya. Hal ini dilakukan untuk memastikan penerbangan penting tetap berjalan, termasuk perjalanan darurat, pemulangan warga negara, serta sebagian layanan penerbangan komersial.
Seiring perkembangan kondisi kawasan, sejumlah maskapai mulai secara bertahap mengaktifkan kembali sebagian rute penerbangannya. Namun operasional masih dilakukan secara terbatas sambil terus memantau situasi keamanan wilayah udara.
Bandara Besar di Arab Saudi Tetap Beroperasi
Dilansir dari travelandtourworld.com, beberapa bandara utama di Arab Saudi masih melayani penerbangan meskipun jadwal maskapai mengalami banyak penyesuaian.
Bandara yang tetap beroperasi antara lain Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah, serta Bandara Internasional King Fahd di Dammam.
Maskapai nasional Arab Saudi, Saudia, juga mulai memulihkan sebagian operasional penerbangannya. Beberapa rute yang kembali dijalankan secara terbatas adalah penerbangan Riyadh–Dubai dan Jeddah–Dubai.
Empat penerbangan yang kembali beroperasi yakni SV596 (Riyadh–Dubai), SV588 (Jeddah–Dubai), SV597 (Dubai–Riyadh), dan SV589 (Dubai–Jeddah).
Sebagian Maskapai Masih Menunda Operasional
Di sisi lain, beberapa maskapai masih menghentikan atau membatasi penerbangan mereka di kawasan tersebut.
Maskapai berbiaya rendah Flynas menangguhkan sejumlah rute regional hingga 15 Maret. Beberapa rute yang terdampak antara lain penerbangan menuju Abu Dhabi, Bahrain, Kuwait, Irak, Qatar, Sharjah, dan Suriah.
Sementara itu, Flyadeal juga membatalkan penerbangan menuju Amman, Damaskus, dan Dubai hingga 12 Maret.
Maskapai Internasional Mulai Pulihkan Rute
Sejumlah maskapai internasional juga mulai memulihkan konektivitas penerbangan menuju Arab Saudi secara bertahap. Maskapai seperti Emirates, Etihad Airways, Lufthansa Group, Air India, dan Air India Express tetap mengoperasikan sejumlah penerbangan terbatas menuju Riyadh dan Jeddah.
Selain itu, maskapai lain seperti Malaysia Airlines, IndiGo, Akasa Air, dan Hainan Airlines juga mulai menjalankan sebagian rute menuju Jeddah dan kota-kota di sekitarnya.
Kondisi ini menunjukkan bahwa bandara-bandara di Arab Saudi masih menjadi salah satu pusat penerbangan aktif di kawasan, meskipun jaringan penerbangan Timur Tengah tengah mengalami gangguan.
Status Operasional Maskapai (Maret 2026)
Berikut sebagian operasional maskapai yang melayani penerbangan menuju Arab Saudi:
-
Saudia: mulai memulihkan penerbangan terbatas, termasuk rute Dubai (SV596, SV588, SV597, SV589).
-
Flynas: menangguhkan sejumlah rute regional hingga 15 Maret.
-
Flyadeal: membatalkan penerbangan ke Amman, Damaskus, dan Dubai hingga 12 Maret.
-
Akasa Air: tetap mengoperasikan sebagian penerbangan menuju Jeddah dari beberapa kota di India.
-
Air India: menjadwalkan 14 penerbangan ke dan dari Jeddah pada 10 Maret.
-
Air India Express: mengoperasikan 14 penerbangan antara Muscat dan sejumlah kota di India.
-
Air China: kembali membuka rute Beijing–Riyadh.
-
Air France: menangguhkan penerbangan ke Riyadh hingga 12 Maret.
-
Malaysia Airlines: kembali mengoperasikan layanan menuju Jeddah dan Madinah.
-
Philippine Airlines: membatalkan penerbangan Manila–Riyadh pada 10 dan 12 Maret.
-
Qatar Airways: mengoperasikan layanan terbatas Doha–Jeddah.
-
SriLankan Airlines: kembali mengoperasikan penerbangan harian menuju Riyadh.
-
Gulf Air: menjalankan sejumlah penerbangan khusus melalui Dammam.
-
KLM: menangguhkan penerbangan ke Riyadh dan Dammam hingga 10 Maret.
-
LOT Polish Airlines: membatalkan penerbangan ke Riyadh hingga 16 Maret.
-
IndiGo: menangguhkan penerbangan ke Riyadh, Jeddah, dan Dammam hingga 11 Maret.
Dengan kondisi ruang udara di kawasan Timur Tengah yang masih dinamis, para penumpang disarankan untuk terus memeriksa status penerbangan secara berkala.
Penyesuaian rute, penundaan, maupun pembatalan penerbangan masih berpotensi terjadi seiring maskapai terus menyesuaikan jadwal operasional dengan situasi keamanan wilayah udara.
