Keistimewaan Umrah yang Perlu Diketahui Setiap Muslim
Umrah merupakan ibadah yang memiliki keutamaan besar sebagai sebab dihapuskannya dosa-dosa yang dilakukan di antara dua umrah. Seorang muslim yang melaksanakan umrah dengan ikhlas karena Allah akan mendapatkan ampunan atas dosa-dosa kecil yang telah lalu, selama ia menjauhi dosa-dosa besar. Oleh karena itu, memperbanyak umrah menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan bagi orang yang diberikan kemampuan.
عَنۡ أَبِي هُرَيۡرَةَ رضي الله عنه أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَالَ:
«الْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا، وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلَّا الْجَنَّةُ»
"Umrah ke umrah berikutnya adalah penghapus dosa di antara keduanya, dan haji yang mabrur tidak ada balasan baginya selain surga."
(HR. Bukhari dan Muslim)
2. Umrah Termasuk Jihad bagi Kaum Wanita, Lansia, dan Orang yang Lemah
Islam memberikan kemudahan bagi mereka yang tidak diwajibkan berjihad di medan perang. Bagi wanita, orang tua, dan mereka yang memiliki kelemahan fisik, ibadah haji dan umrah menjadi bentuk jihad yang paling utama. Hal ini menunjukkan besarnya nilai ibadah umrah di sisi Allah.
عَنْ عَائِشَةَ رضي الله عنها قَالَتْ:
«يَا رَسُولَ اللَّهِ، نَرَى الْجِهَادَ أَفْضَلَ الْعَمَلِ، أَفَلَا نُجَاهِدُ؟ قَالَ: لَا، لَكِنَّ أَفْضَلَ الْجِهَادِ حَجٌّ مَبْرُورٌ»
Dalam riwayat lain:
«جِهَادُكُنَّ الْحَجُّ وَالْعُمْرَةُ»
"Jihad kalian (wahai para wanita) adalah haji dan umrah."
(HR. Ahmad dan An-Nasa'i)
3. Orang yang Berhaji dan Berumrah Adalah Tamu Allah
Mereka yang berangkat menunaikan ibadah haji maupun umrah mendapatkan kemuliaan sebagai tamu Allah. Allah memuliakan mereka dengan menerima doa-doanya serta memberikan apa yang mereka minta dan memohonkan ampunan bagi mereka.
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ:
«الْغَازِي فِي سَبِيلِ اللَّهِ، وَالْحَاجُّ، وَالْمُعْتَمِرُ وَفْدُ اللَّهِ، دَعَاهُمْ فَأَجَابُوهُ، وَسَأَلُوهُ فَأَعْطَاهُمْ»
"Orang yang berjihad di jalan Allah, orang yang berhaji, dan orang yang berumrah adalah tamu-tamu Allah. Allah memanggil mereka lalu mereka memenuhi panggilan-Nya. Mereka meminta kepada-Nya, maka Allah mengabulkan permintaan mereka."
(HR. Ibnu Majah)
4. Umrah Menghilangkan Kemiskinan dan Dosa
Selain menjadi sebab diampuninya dosa, umrah juga menjadi sebab datangnya keberkahan rezeki. Rasulullah ﷺ menganjurkan agar haji dan umrah dilakukan secara beriringan karena keduanya dapat menghilangkan kefakiran serta dosa sebagaimana api menghilangkan kotoran pada logam.
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ:
«تَابِعُوا بَيْنَ الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ، فَإِنَّهُمَا يَنْفِيَانِ الْفَقْرَ وَالذُّنُوبَ، كَمَا يَنْفِي الْكِيرُ خَبَثَ الْحَدِيدِ وَالذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ»
"Iringilah antara haji dan umrah, karena keduanya menghilangkan kefakiran dan dosa sebagaimana alat pembakar besi menghilangkan karat besi, emas, dan perak."
(HR. Tirmidzi dan An-Nasa'i)
5. Umrah di Bulan Ramadan Bernilai Sangat Besar
Melaksanakan umrah pada bulan Ramadan memiliki keutamaan yang luar biasa. Rasulullah ﷺ menjelaskan bahwa pahala umrah di bulan Ramadan setara dengan pahala haji, bahkan dalam sebagian riwayat disebutkan setara berhaji bersama beliau ﷺ dalam pahala, bukan menggugurkan kewajiban haji.
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ:
«عُمْرَةٌ فِي رَمَضَانَ تَعْدِلُ حَجَّةً»
Dalam riwayat lain:
«تَعْدِلُ حَجَّةً مَعِي»
"Umrah di bulan Ramadan setara dengan pahala haji."
(HR. Bukhari dan Muslim)
6. Umrah Menjadi Sebab Dikabulkannya Doa
Orang yang sedang berhaji maupun berumrah berada dalam keadaan yang sangat mulia di sisi Allah. Karena itu mereka dianjurkan untuk memperbanyak doa, istighfar, dan permohonan kepada Allah, karena doa mereka memiliki keutamaan untuk dikabulkan.
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ:
«الْحُجَّاجُ وَالْعُمَّارُ وَفْدُ اللَّهِ، إِنْ دَعَوْهُ أَجَابَهُمْ، وَإِنِ اسْتَغْفَرُوهُ غَفَرَ لَهُمْ»
"Orang-orang yang berhaji dan berumrah adalah tamu Allah. Jika mereka berdoa kepada-Nya, Allah mengabulkan doa mereka, dan jika mereka memohon ampun kepada-Nya, Allah mengampuni mereka."
(HR. Ibnu Majah)
Ibadah umrah bukan sekadar perjalanan menuju Tanah Suci, tetapi merupakan kesempatan besar untuk membersihkan dosa, mendekatkan diri kepada Allah, memperoleh keberkahan rezeki, serta meraih kemuliaan sebagai tamu Allah سبحانه وتعالى. Oleh karena itu, bagi setiap muslim yang telah diberikan kemampuan, hendaknya bersegera memenuhi panggilan Allah dan memanfaatkan kesempatan berharga ini dengan penuh keikhlasan dan mengikuti tuntunan Rasulullah ﷺ.

