Rumah Khadijah RA, Saksi Cinta, Wahyu, dan Perjuangan Rasulullah SAW

Kategori : Berita, Ditulis pada : 29 Juni 2026, 13:53:48

Simak Penelusuran Jejak Peninggalan Rumah Siti Khadijah yang Kini Menjadi  Bagian dari Masjidil Haram - Gen Muslim

Di kawasan Masjidil Haram, tepatnya di dekat pintu keluar Marwah, terdapat lokasi yang diyakini sebagai bekas rumah Rasulullah SAW dan Siti Khadijah RA. Kini, tempat tersebut ditandai dengan ubin marmer bercorak berbeda dan menjadi salah satu lokasi bersejarah dalam perjalanan dakwah Islam.

Menurut penerjemah resmi khutbah Masjidil Haram asal Indonesia, Ahmad Musyaddad, rumah ini merupakan tempat Rasulullah SAW tinggal bersama Khadijah selama sekitar 28 tahun sebelum hijrah ke Madinah. Di sinilah Malaikat Jibril menyampaikan wahyu kepada Rasulullah SAW, seluruh putra-putri beliau dari Khadijah dilahirkan, serta tempat beliau kembali setelah menerima wahyu pertama di Gua Hira dan ditenangkan oleh sang istri tercinta.

Bahkan Imam Al-Muhibbuddin Ath-Thabari menyebut rumah tersebut sebagai tempat paling mulia di Makkah setelah Masjidil Haram.

وَبَيْتُ خَدِيجَةَ الَّذِي بِمَكَّةَ أَفْضَلُ مَوْضِعٍ مِنْهَا بَعْدَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ

"Rumah Khadijah yang berada di Makkah adalah tempat paling utama setelah Masjidil Haram."

Khadijah RA bukan hanya istri Rasulullah SAW, tetapi pendamping setia yang mengorbankan harta dan jiwanya demi perjuangan dakwah. Kemuliaannya bahkan mendapat salam langsung dari Allah SWT melalui Malaikat Jibril.

Rumah ini juga menjadi saksi Tahun Kesedihan ('Amul Huzni), ketika Khadijah RA dan Abu Thalib wafat. Setelah penolakan dakwah di Thaif, Rasulullah SAW kembali ke rumah tersebut, namun tidak lagi mendapati Khadijah yang selama ini selalu menyambut dan menguatkan beliau.

Tak lama kemudian, Allah SWT menghibur Rasulullah SAW melalui peristiwa Isra Mi'raj. Dari Masjidil Haram, beliau diperjalankan ke Masjidil Aqsa hingga Sidratul Muntaha dan menerima perintah salat lima waktu. Peristiwa ini menjadi penguat bagi Rasulullah SAW dalam melanjutkan perjuangan dakwah.

Saat berhijrah meninggalkan Makkah, Rasulullah SAW mengungkapkan kecintaannya kepada kota kelahirannya:

وَاللَّهِ إِنَّكِ لَخَيْرُ أَرْضِ اللَّهِ وَأَحَبُّ أَرْضِ اللَّهِ إِلَى اللَّهِ وَلَوْلَا أَنِّي أُخْرِجْتُ مِنْكِ مَا خَرَجْتُ

"Demi Allah, engkau adalah sebaik-baik bumi dan bumi yang paling dicintai Allah. Seandainya aku tidak terusir darimu, aku tidak akan meninggalkanmu." (HR. Tirmidzi No. 3925)

Rumah Khadijah RA bukan sekadar bangunan bersejarah, tetapi menjadi saksi turunnya wahyu, lahirnya keluarga teladan Rasulullah SAW, pengorbanan luar biasa Siti Khadijah RA, serta berbagai peristiwa penting yang membentuk sejarah dakwah Islam.

Cari Blog

10 Blog Terbaru

10 Blog Terpopuler

Kategori Blog

Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id