Aturan Kesehatan Haji 2026: Tiga Vaksin Ini Jadi Syarat bagi Jemaah

Pemerintah Arab Saudi menetapkan sejumlah ketentuan kesehatan bagi calon jemaah yang akan menunaikan ibadah haji tahun 2026 atau musim haji 1447 Hijriah. Salah satu syarat penting yang harus dipenuhi adalah melengkapi vaksinasi tertentu sebelum jemaah mendapatkan izin untuk berhaji.
Kementerian Kesehatan Arab Saudi menyampaikan bahwa vaksin meningitis menjadi vaksin yang wajib dimiliki oleh seluruh calon jemaah haji. Kebijakan ini diterapkan sebagai upaya pencegahan penyebaran penyakit menular, mengingat pelaksanaan ibadah haji diikuti jutaan umat Islam dari berbagai negara.
Selain itu, pemerintah juga mewajibkan vaksin influenza musiman sebagai bagian dari persyaratan kesehatan tambahan. Sementara vaksin COVID-19 tidak diwajibkan, tetapi sangat dianjurkan bagi para jemaah sebagai perlindungan ekstra.
Vaksin Meningitis Menjadi Syarat Utama
Dalam pengumuman resminya, Kementerian Kesehatan Arab Saudi menegaskan bahwa vaksin meningokokus atau meningitis wajib bagi seluruh calon jemaah haji, termasuk tenaga medis yang terlibat dalam pelayanan haji.
Ketentuan ini berlaku bagi mereka yang belum menerima vaksin meningitis dalam kurun waktu lima tahun terakhir.
Data vaksinasi jemaah dapat diperiksa melalui aplikasi kesehatan resmi Arab Saudi, yaitu Sehaty, yang telah terintegrasi dengan sistem catatan kesehatan pemerintah.
Vaksin Influenza Juga Diperlukan
Selain vaksin meningitis, jemaah juga harus telah menerima vaksin influenza musiman.
Pemerintah Arab Saudi menyatakan bahwa vaksin influenza yang diakui adalah vaksin yang diberikan setelah tanggal 1 September 2025.
Kebijakan ini diambil untuk mengurangi potensi penyebaran penyakit pernapasan di tengah padatnya aktivitas jemaah selama musim haji.
Vaksin COVID-19 Dianjurkan
Di samping dua vaksin tersebut, pemerintah Arab Saudi juga menganjurkan jemaah untuk menerima vaksin COVID-19 sebagai langkah perlindungan tambahan.
Vaksin yang direkomendasikan adalah vaksin yang diberikan setelah 1 Januari 2025.
Pemerintah mengimbau agar para calon jemaah menyiapkan vaksinasi mereka jauh sebelum keberangkatan agar proses pengurusan izin haji dapat berjalan lancar.
Status vaksinasi dapat dicek melalui aplikasi Sehaty yang terhubung dengan sistem kesehatan Kementerian Kesehatan Arab Saudi. Melalui sistem ini, otoritas kesehatan dapat memastikan bahwa setiap jemaah telah memenuhi standar kesehatan sebelum mengikuti rangkaian ibadah haji.
Untuk mendukung kebijakan tersebut, berbagai pusat layanan kesehatan di seluruh wilayah Arab Saudi juga telah disiapkan guna memberikan layanan vaksinasi bagi masyarakat.
