BRIN Perkirakan 1 Ramadan 1447 H Berpotensi Dimulai 19 Februari 2026

Kategori : Berita, Ditulis pada : 18 Februari 2026, 07:16:31

Screenshot 2026-02-18 at 07-30-22 Kanwil-Kemenag-Provinsi-Aceh-melakukan-pengamantan-hilal-penentuan-1-Ramadhan-1447-Hijriah.jpg (WEBP Image 1200 × 675 pixels).png

Badan Riset dan Inovasi Nasional
(BRIN) memproyeksikan awal Ramadan 1447 Hijriah atau Ramadan 2026 kemungkinan besar dimulai pada Kamis, 19 Februari 2026. Perkiraan ini didasarkan pada hasil perhitungan astronomi terkait posisi hilal di berbagai wilayah Indonesia.

Koordinator riset astronomi BRIN menjelaskan bahwa ketinggian hilal di sejumlah daerah belum memenuhi standar visibilitas yang telah disepakati bersama negara-negara anggota MABIMS. Di Papua, tinggi hilal tercatat sekitar 2,4 derajat, sedangkan di Sumatera bahkan masih berada di bawah ufuk, sekitar minus 0,9 derajat. Dengan kondisi tersebut, peluang hilal untuk terlihat sangat kecil.

Walaupun demikian, pelaksanaan rukyatul hilal tetap dilakukan sebagai bentuk ikhtiar dan mengikuti tuntunan syariat, meski secara hisab peluang terlihatnya hilal dinilai hampir tidak ada. Posisi bulan yang masih rendah dari garis ufuk juga memperkuat kemungkinan tidak adanya laporan saksi yang berhasil mengamati hilal.

Sementara itu, Kementerian Agama Republik Indonesia akan menggelar Sidang Isbat untuk menetapkan awal Ramadan pada Selasa (17/2/2026) sore di Hotel Borobudur Jakarta. Sidang ini direncanakan disiarkan langsung melalui kanal resmi Kemenag.

Sejumlah ormas Islam turut dilibatkan dalam proses penetapan, di antaranya Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Persatuan Islam, Al-Irsyad Al-Islamiyyah, Hidayatullah, serta Persatuan Umat Islam. Selain itu, para ahli falak dari berbagai lembaga seperti Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika dan BRIN juga ikut memberikan pertimbangan ilmiah.

Indonesia saat ini menggunakan kriteria imkanur rukyat terbaru dari MABIMS, yaitu tinggi hilal minimal 3 derajat dengan elongasi 6,4 derajat. Karena parameter tersebut belum terpenuhi, maka secara hitungan awal Ramadan diperkirakan jatuh pada 19 Februari 2026. Meski begitu, keputusan final tetap menunggu pengumuman resmi pemerintah melalui hasil Sidang Isbat.

Cari Blog

10 Blog Terbaru

10 Blog Terpopuler

Kategori Blog

Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id