Pelunasan Biaya Haji Reguler 2026 Capai 94,72 Persen, Tahap Kedua Ditutup 9 Januari

Kategori : Info Seputar Haji, Ditulis pada : 11 Januari 2026, 17:02:06

Jakarta – Tahapan persiapan penyelenggaraan ibadah haji reguler tahun 2026 terus menunjukkan progres positif. Hingga Rabu, 7 Januari 2026, pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) pada tahap kedua yang dimulai sejak 2 Januari telah menembus angka 94,72 persen secara nasional dan dijadwalkan berakhir pada 9 Januari 2026.

Data dari dashboard resmi Kementerian Haji dan Umrah mencatat, dari total kuota haji reguler sebanyak 203.320 jemaah, sebanyak 192.583 jemaah telah menyelesaikan kewajiban pembayaran. Capaian ini menunjukkan mayoritas kuota telah terisi menjelang penutupan masa pelunasan.

Berdasarkan laporan Himpuhnews pada Kamis (8/1/2026), jumlah jemaah yang dinyatakan memenuhi syarat istithaah mencapai 215.949 orang. Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Ichsan Marsha, menyampaikan bahwa tingkat pelunasan secara nasional telah melampaui 90 persen di seluruh sistem pemantauan resmi kementerian.

Tidak hanya haji reguler, pelunasan untuk haji khusus juga mencatat angka yang sangat tinggi. Dari kuota 16.573 jemaah, sebanyak 16.013 orang telah melunasi biaya perjalanan, sehingga persentase pelunasan haji khusus mencapai 96,62 persen.

Peningkatan pelunasan terlihat signifikan sejak pertengahan Desember 2025 hingga awal Januari 2026. Tren positif ini mencerminkan tingginya kesadaran jemaah dalam menyelesaikan kewajiban pembayaran sebelum batas waktu yang ditentukan.

Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kementerian Haji dan Umrah RI, Nurchalis, menjelaskan bahwa tahap kedua pelunasan dibuka bagi jemaah dengan kriteria tertentu agar tetap memiliki peluang berangkat pada musim haji tahun ini.

Ia juga mengimbau jemaah yang telah melunasi biaya untuk segera melanjutkan proses administrasi lanjutan, seperti pengurusan paspor, penentuan kloter, serta pemvisaan.

Sesuai jadwal, jemaah haji Indonesia akan mulai memasuki asrama haji pada 21 April 2026, sementara keberangkatan gelombang pertama menuju Madinah dimulai pada 22 April 2026. Pergerakan jemaah dari Madinah ke Makkah dijadwalkan mulai 1 Mei 2026, dan gelombang pertama dari Tanah Air berakhir pada 6 Mei 2026.

Adapun gelombang kedua akan diberangkatkan langsung dari Indonesia menuju Jeddah mulai 7 Mei hingga 21 Mei 2026. Selanjutnya, seluruh jemaah akan diberangkatkan dari Makkah menuju Arafah pada 25 Mei 2026.

Puncak pelaksanaan ibadah haji, yakni wukuf di Arafah, dijadwalkan berlangsung pada 26 Mei 2026 atau bertepatan dengan 9 Zulhijah 1447 Hijriah. Hari Raya Idul Adha jatuh pada 27 Mei 2026, diikuti rangkaian Hari Tasyriq hingga 30 Mei 2026.

Pada penyelenggaraan haji 2026, Indonesia memperoleh total kuota sebanyak 221.000 jemaah, terdiri dari 203.320 kuota haji reguler dan 17.680 kuota haji khusus. Kuota haji reguler dialokasikan untuk jemaah murni, lansia prioritas, pembimbing ibadah, serta petugas haji daerah, dengan sistem pembagian berdasarkan daftar tunggu provinsi.

Provinsi dengan jumlah kuota haji terbesar pada 2026 meliputi Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, dan Banten. Seluruh jemaah haji Indonesia nantinya akan diberangkatkan menggunakan maskapai Garuda Indonesia dan Saudia Airlines.

Cari Blog

10 Blog Terbaru

10 Blog Terpopuler

Kategori Blog

Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id