Pelunasan Bipih Tahap I Resmi Ditutup, Kuota Haji 2026 Sudah Terisi 74%

Kategori : Info Seputar Haji, Ditulis pada : 26 Desember 2025, 09:51:52

PHOTO-2025-03-19-18-52-41.jpg

Antusiasme masyarakat Indonesia untuk menunaikan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M masih sangat tinggi. Hingga batas akhir pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahap pertama, sekitar 74 persen kuota nasional telah terpenuhi. Hal ini menunjukkan minat dan kesiapan finansial calon jemaah haji kian meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Pelayanan Haji Kementerian Haji dan Umrah RI, sebanyak 149.159 calon jemaah haji reguler telah menyelesaikan pembayaran pada tahap I.

“Pelunasan Bipih reguler tahap I telah resmi ditutup. Hingga hari ini, total 149.159 jemaah sudah melunasi biaya haji,” ujar Ian Heriyawan di Jakarta, Selasa (23/12/2025).

Provinsi di Kalimantan dan Sulawesi Selatan Dominan Melunasi

Sejumlah daerah menunjukkan capaian pelunasan yang cukup menggembirakan. Kalimantan Tengah menjadi wilayah dengan persentase tertinggi, diikuti oleh Kepulauan Bangka Belitung serta Sulawesi Selatan.

Namun, tidak semua daerah mampu menyamai capaian tersebut. Beberapa wilayah—terutama yang baru saja terkena bencana—masih berada di bawah angka rata-rata nasional. Aceh, Sulawesi Utara, dan Gorontalo tercatat sebagai provinsi dengan persentase pelunasan paling rendah.

Ian menuturkan bahwa faktor kondisi lapangan dan darurat bencana, terutama banjir dan longsor di sejumlah titik Sumatera, turut mempengaruhi kemampuan jemaah dalam melunasi pembayaran.

“Karena itu, jemaah dari tiga wilayah tersebut kami beri kesempatan untuk melakukan pelunasan pada tahap kedua. Kebijakan ini diambil agar calon jemaah tetap memiliki peluang berangkat meski sedang menghadapi musibah,” jelasnya.

Selain Aceh, Sumatera Utara turut mencatat pengisian kuota di bawah rata-rata, sedangkan Sumatera Barat justru berhasil menembus angka di atas tingkat nasional.

Tahap II Dimulai Awal Januari 2026

Bagi jemaah yang belum menyelesaikan pembayaran pada tahap pertama, pemerintah masih membuka pelunasan Bipih tahap II pada 2–9 Januari 2026. Tahap ini mencakup lima kategori calon jemaah, yakni:

  1. jemaah yang belum melunasi di tahap I,

  2. pendamping lansia,

  3. penyandang disabilitas beserta pendampingnya,

  4. jemaah yang terpisah mahram atau anggota keluarga,

  5. jemaah cadangan.

Pemerintah Minta Jemaah Siapkan Syarat Kesehatan Sejak Dini

Menghadapi jadwal tahap kedua yang berdekatan dengan libur Natal dan Tahun Baru, Ian mengimbau para calon jemaah untuk mulai menyiapkan dokumen yang diperlukan.

“Karena pelunasan tahap II dimulai tepat setelah masa libur, maka sebaiknya dokumen sudah mulai disiapkan dari sekarang, terutama terkait istithaah kesehatan yang menjadi syarat utama,” ungkapnya.

Di akhir keterangannya, pihak Kementerian kembali mengingatkan bahwa proses pelunasan hanya dilakukan sesuai prosedur resmi.

“Tidak ada pungutan tambahan di luar ketetapan pemerintah. Jika menemukan permintaan biaya lain, segera laporkan ke kantor Kemenhaj di daerah atau melalui kanal resmi kami,” tegas Ian.

Cari Blog

10 Blog Terbaru

10 Blog Terpopuler

Kategori Blog

Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id